Perlukah membeli saham luar negeri ?

Saham luar negeri

Perlukah kita membeli saham luar negeri seperti yang ada di bursa Dow Jones, Nikkei dan bursa lainnya?

Persoalan untuk mendapatkan untung besar di bursa saham bukanlah karena dimana sahamnya diperdagangkan, tetapi lebih karena apakah perusahaannya saat ini hingga beberapa tahun kedepan akan kontinyu dan apakah perusahaan yang persangkutan dapat meningkatkan labanya dari tahun ke tahun? Itulah kunci, kenapa saham harganya bisa berlipat ratusan persen bahkan ribuan persen hanya dalam beberapa bulan atau dalam beberapa tahun.

Saham Yahoo (YHOO) yang diperdagangkan di Bursa Dow Jones melejit diawal keberadaannya di bursa. Tapi apakah saham Yahoo layak anda beli saat ini???  Saham Yahoo (Yahoo populer dengan email gratis, Messenger dan Search Engine) meroket karena saat itu adalah saat lompatan besar (quantum leap) bisnis internet. Tapi apakah saham Yahoo layak anda beli saat ini??? Kompetitor Yahoo makin banyak dan semakin menggerogoti pangsa pasarnya.

Saham Semen Gresik (SMGR) melejit terus selama melantai di Bursa Efek Indonesia hingga tulisan ini saya buat (meski saat bursa hancur di tahun 2008, sahamnya sempat turun, namun begitu kepanikan reda, harga sahamnya kembali ke semula dan makin terus naik) . Karena memang kebutuhan semen tidak pernah turun. Indonesia sering terkena bencana. Membangun kembali membutuhkan semen. Infrastruktur di negara kita masih banyak yang perlu dikembangkan. Semua butuh semen. Tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia cukup tinggi. Ini membutuhkan pembangunan perumahan baru terus menerus. Dan ini pun butuh semen.

Sesuai dengan hukum pasar, bila permintaan selalu ada, maka bisnis itu tidak akan berhenti dan terus berkembang. Kompetitor Semen Gresik adalah Indo Cement (INTP) dan Holcim Indonesia (SMCB). Bandingkan kompetitor Yahoo siapa saja???

Anda perlu menghilangkan asumsi yang menyesatkan bahwa sesuatu yang berbau asing pasti bagus 😀

Perlukah membeli saham luar negeri ? was last modified: Mei 9th, 2013 by Edison Sutan Kayo