Indeks bursa

Indeks Bursa

Panduan indeks Bursa Efek Indonesia

Indeks bursa saham (indeks harga saham) adalah indikator atau cerminan pergerakan harga saham. Indeks merupakan salah satu pedoman bagi investor untuk melakukan investasi di pasar modal, khususnya saham.

Saat ini Bursa Efek Indonesia memiliki 11 jenis indeks harga saham, yang secara terus menerus disebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik.

1. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pertama kali diperkenalkan pada tanggal 1 April 1983 sebagai indikator pergerakan harga saham yang tercatat di bursa. Hari dasar perhitungan indeks adalah tanggal 10 Agustus 1982 dengan nilai 100. Sedangkan jumlah emiten yang tercatat pada waktu itu adalah sebanyak 13 emiten. Sekarang ini (Desember 2009) jumlah emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sudah mencapai 398 emiten.

Seiring dengan perkembangan dan dinamika pasar, IHSG mengalami periode naik dan turun. Pada tanggal 9 Januari 2008, IHSG mencapai level tertinggi sepanjang sejarah pasar modal Indonesia yaitu ditutup pada level 2.830,263 Berikut ini adalah grafi k pergerakan IHSG dari tahun 1997 sampai dengan Desember 2009.

2. Indeks Sektoral

3. Indeks LQ-45

4. Jakarta Islamic Index (JII)

5. Indeks Kompas-100

6. Indeks Bisnis-27

7. Indeks Pefindo-25

 8. Indeks Sri-Kehati

 9. Indeks Papan Utama

10. Indeks Papan Pengembangan

11. Indeks Individual

Merupakan indeks dari masing-masing (individual) dari perusahaan tercatat (publik)

Sumber : BEI