Bid offer bid ask di Perdagangan Saham & Forex

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan bid offer maupun bid ask, maka kita perlu memahami ilustrasi dari sebuah pelelangan. Perdagangan saham, perdagangan forex, perdagangan emas maupun indeks dilakukan dengan sistem lelang.

 

Istilah Bid Offer dipakai di perdagangan saham. Sedangkan istilah Bid Ask di pakai di perdagangan futures ( forex, emas, komoditi, indeks ). Maksud dan prinsip kerja keduanya sama.

Ilustrasi Bid Offer Bid Ask

Untuk memudahkan pemahaman bid offer bid ask, kita ambil ilustrasi pada suatu hari perdagangan saham untuk saham TLKM ( Telekomunikasi Indonesia Tbk ) sebagai berikut :

Saham TLKM ( Telkom )
Pembeli
( Buyer )
Penjual
( Seller )
Bid Offer
Volume
( Jumlah Lot )
Harga
( Rp)
Harga
( Rp)
Volume
( Jumlah Lot )
976 2550 2575 354
2583 2525 2600 3455
3899 2500 2625 2133
2344 2475 2650 3689
1267 2450 2675 4556
dst dst dst dst

Baris pertama tabel diatas memberikan informasi bagi siapa saja yang memantau layar monitor bahwa yang sudah memasukkan ( meng-inputkan ) pemesanan ( order ) sebagai berikut  :

  • Ada yang ingin membeli saham TLKM diharga 2550 sebanyak 976 lot ( 1 lot saat ini sama dengan 100 lembar saham )
  • Ada yang ingin menjual saham TLKM diharga 2575 sebanyak 354 lot.

Lalu bagaimana transaksi terjadi ?

Tabel diatas memberikan informasi kepada orang-orang ( pembeli maupun penjual ) yang sudah memasukkan orderannya ke sistem. Yang belum memasukkan orderan ke sistem tetapi stand by memantau layar tentunya masih banyak. Nah, transaksi akan terjadi jika :

  1. Ada pembeli yang menaikkan harga belinya ke 2575 ( atau lebih tinggi lagi ). Pembeli disini bisa saja yang sudah memasukkan order tadi lalu mengubah ( menaikkan ) harga pembeliannya, dan bisa juga orang yang belum memasukkan orderan nya ke sistem tetapi seketika langsung memasukkan orderan di harga 2575 atau lebih tinggi lagi.
  2. Ada penjual yang menurunkan harga jual nya ke 2550 ( atau lebih rendah lagi ). Sama halnya seperti diatas, penjual disini bisa orang yang sudah memasukkan order penjualan lalu mengubah ( menurunkan ) harga penjualannya atau bisa juga orang yang belum memasukkan order penjualan, namun seketika memasukkan order penjualan di harga 2550 atau lebih rendah lagi.

Lihat juga :

Cara membeli saham