Saham: 14 kesalahan klasik yang dilakukan investor saham berulang-ulang

1. Terlalu toleran terhadap kerugian-kerugian kecil dan tidak mematok batas toleransi kerugian

2. Membeli ketika harga “anjlok”run (average down)

4. Suka membeli saham berharga murah dalam jumlah lot yang banyak daripada membeli saham yang berharga mahal dalam jumlah lot yang sedikit.

5. Ingin kaya mendadak.

6. Keputusan membeli berdasarkan rumor, kisah-kisah, rekomendasi para konsultan, opini para “ahli” di TV.

7. Memilih saham “lapis kedua” berdasarkan deviden atau rasio P/E

8. Tidak mau keluar setelah menyadari ada kesalahan

9. Membeli karena rasa “suka”

10. Tidak mampu memilah informasi yang baik

 

11. Takut pada saham yang baru saja mencapai harga tertinggi baru

Dengan mengamati grafik, anda akan dapat memisahkan mana saja saham-saham yang mampu menembus puncak harga tertinggi yang baru. Sembilan puluh persen investor takut pada saham yang harganya membubung tinggi. Namun perasaan dan opini investor tidak seakurat informasi yang diberikan oleh perilaku bursa itu sendiri. Grafik dapat memberi informasi lebih banyak dibandingkan opini-opini

12 Jarang bertransaksi pada posisi harga pasar.

13. Tidak berani mengambil keputusan saat diperlukan

14 Tidak obyektif menilai saham