CFD Adalah | Cara Trading CFD Indonesia 2020

Mungkin masih banyak dari kita yang masih asing mendengar istilah CFD Trading. Hal ini cukup beralasan sebab istilah ini kurang begitu populer di kalangan trader di Indonesia dan karenanya perlu banyak dipromosikan oleh broker-broker asing.  Padahal sesungguhnya, asal-muasal CFD trading ini sendiri sudah pernah dipraktikkan pada tahun 90-an di kota London, ibukota Inggris. Faktanya jumlah trader dan investor saham di Indonesia semakin lama semakin tinggi yang bisa menjadi bukti kuat kemungkinan adanya minat yang besar pada kegiatan CFD trading ini.  

Nah, sebelum melangkah lebih jauh menjelaskan mengenai kelebihan, kekurangan serta bagaimana cara kerja trading itu sendiri, ada baiknya disini dipaparkan mengenai apakah yang dinamakan dengan CFD Trading itu?

Pengertian CFD Trading

CFD trading dapat diartikan sebagai kegiatan perdagangan kontrak derivatif CFD, singkatan dari Contract for Difference, antara pihak pembeli(buyer) dan penjual (seller), dimana mereka bersepakat untuk membayar selisih antara harga beli dan harga jual sejumlah instrumen finansial misalnya saja mata uang, komoditas, saham atau indeks. Atau definisi CFD yang lain adalah sebuah kontrak antara trader dan broker yang sepakat untuk melakukan penukaran selisih harga atas sebuah aset/sekuritas pokok pada waktu antara permulaan dan akhir kontrak.   

Penjelasannya simpelnya seperti ini : seorang pembeli dan penjual berpartisipasi pada sebuah transaksi berdasarkan pergerakan harga suatu saham misalnya, bukan berdasarkan saham itu sendiri. Apabila harga saham itu naik, maka si penjual membayarkan selisih harga kepada si pembeli. Namun, apabila harga saham saat terjadi penutupan ternyata lebih rendah, maka  si pembeli itulah yang akan membayarkan selisih harga kepada si penjual.

Dalam hal ini sebenarnya kegiatan tersebut memberikan cara sederhana untuk berspekulasi terhadap pasar tanpa harus memiliki aset yang sesuai dengan kontraknya. Para trader di seluruh dunia mengharapkan adanya spread/selisih yang akan menguntungkan mereka. artinya, seorang trader akan memperoleh lebih nilai dari unit CFD yang mereka beli atau jual apabila harga instrumen keuangan bergerak sesuai harapan si trader tersebut. Akan tetapi, apabila yang terjadi sebaliknya dimana instrumen itu tidak bergerak seperti yang diharapkan, maka si trader itu kemungkinan besar akan mengalami kerugian.

Alasan Para Trader Menggeluti CFD Trading

Faktanya ada sejumlah alasan kenapa para trader menjatuhkan pilihan kepada aktivitas jenis ini, yang dapat dirangkum sebagai berikut :

  1. Dapat memperoleh keuntungan baik dari pembelian maupun penjualan

Pada jenis kegiatan ini, beberapa opsi akan senantiasa diberikan kepada para trader baik untuk melakukan buy ataupun sell. Artinya begini, jika seorang trader itu meyakini secara pasti bahwa pada suatu saat harga instrumen keuangan yang dibelinya(meskipun tidak benar-benar membelinya) akan naik, maka dia akan mengambil posisi buy. Begitu sebaliknya, jika dia meyakini bahwa pada suatu ketika harga instrumen keuangan yang dibelinya akan anjlok di pasaran, maka si trader tersebut akan mengambil posisi sell.

Dapat dikatakan CFD trading akan berupaya meminimalisir kerugian maksimal yang akan dialami seorang trader, atau bahkan tetap memperoleh keuntungan dari penjualan aset keuangan meskipun harga di pasaran tengah menurun.  Dengan alasan inilah, mengapa para trader banyak yang beralih kepada CFD Trading sebab akan tetap memberikan profit dari adanya fluktuasi harga di pasaran karena dia akan mengantisipasi hal tersebut dengan mengambil opsi sell. Hanya saja perlu diingat bahwa jika fluktuasi harga di pasar tidak sesuai yang diharapkan, maka trader tersebut mungkin saja akan mengalami kerugian.

  1. Proteksi kepada Portofolio investasi

Apabila seorang investor merasa cemas apabila nilai portofolio investasinya sekarang ini diperediksi akan anjlok di pasaran, maka si investor tersebut dapat memanfaatkan CFD trading untuk menghindarkan kerugian dengan mengambil posisi sell. Dengan demikian, adanya loss yang disebabkan penurunan nilai portofolio akan dapat diminimalisir melalui adanya keuntungan yang dihasilkan dari aksi penjualan pada CFD trading tersebut. kabarnya, sekarang ini sudah banyak para investor di tanah air yang menggunakan CFD trading untuk memproteksi aset investasi mereka, terutama pada saat meningginya volatilitas harga di pasaran dan memiliki resiko yang tinggi pula.

  1. Memperoleh akses pasar global hanya dengan satu platform

Kebanyakan dari broker yang menawarkan jasa CFD trading biasanya akan menyuguhkan berbagai ragam produk trading di market global, terutama di negara-negara maju seperti AS, Eropa dan sebagainya.  Dengan demikian, para trader, hanya dengan menggunakan satu platform saja pada broker yang telah dipilih, bisa secara gampang melakukan trading pada instrumen keuangan seperti mata uang, saham, uang kripto, dll di berbagai pasar dunia.

Leverage dan Margin

Jika dibandingkan dengan berbagai jenis trading lainnya, CFD trading itu pada umumnya memiliki persyaratan leverage yang lebih tinggi dan margin yang lebih rendah. Leverage itu diartikan sebagai berikut seorang trader meminjam uang dari sebuah broker untuk dapat melakukan lebih banyak lagi pembelian saham dikarenakan modal yang dipunyai tidak mencukupi untuk membeli saham tersebut. Nah, pinjaman yang diberikan oleh broker itu dinamakan sebagai margin. Sebagai contoh, jika seorang trader  perlu mempersiapkan 5% dari total nilai untuk melakukan trading dan menerima sisanya sebagai pinjaman dari broker tersebut, maka jumlah leverage adalah 5:1 dan margin-nya 5% atau jika kalian memiliki US$ 1000 pada akun kalian, dan kalian memiliki fasilitas leverage sebesar 1:30, maka itu artinya kalian dapat mengakses US$ 30 untuk setiap US$1 yang terdapat pada akun kalian, jadi disini kalian dapat melakukan CFD trading sebesar US$ 30.000.

Nah, adapun standar persyararatan margin pada CFD trading biasanya sebesar 2%. Namun tentunya, margin sesungguhnya akan tergantung kepada aset, misalnya persyaratan margin pada saham bisa saja mencapai 20%. Namun tetap saja, margin pada CFD trading biasanya akan lebih rendah daripada margin yang dikenakan pada trading saham melalui penjualan dan pembelian dari saham yang aktual/sebenarnya.  

Sebenarnya sebuah margin yang lebih rendah pada CFD trading disukai oleh para investor sebab mengharuskan modal awal yang lebih kecil. Dengan demikian, CFD trading akan menawarkan return potensial yang lebih tinggi jika memperhatikan modal awal tersebut. Namun bagaimanapun juga para trader haruslah hati-hati sebab jumlah kerugian yang ditimbulkan dari CFD trading dengan margin yang rendah akan segera melampaui daripada modal awal yang disetorkan pada perdagangan itu sendiri.

Karena itulah direkomendasikan untuk mengambil resiko hanya pada prosentase kecil dari total modal trading pada sebuah akun broker. Selain itu, sejumlah tindakan protektif juga bisa dilakukan, diantaranya dengan menggunakan stop loss orders atau menghindarkan diri dari menggunakan seluruh margin yang tersedia untuk akun.   

Fees/Biaya-Biaya

Daripada mengenakan biaya komisi atas terjadinya CFD trading, mayoritas broker biasanya mengharuskan para tradernya untuk membayar spread. Spread merupakan perbedaan antara harga bid dan harga ask. Pada CFD trading ini, seorang trader harus membeli pada harga ask dan menjual pada harga bid. Seperti halnya harga sebuah aset, besaran spread itu sendiri akan ditentukan oleh faktor suplai dan permintaan. Tapi bagaimanapun juga biasanya, ada spread yang besarannya sudah fixed.

Membayar spread di saat masuk maupun keluar pada CFD trading berarti bahwa pergerakan harga kecil tidak akan sama menggiurkannya dengan saham. Keharusan membayar spread akan mengakibatkan return yang lebih kecil pada sebuah trading yang menguntungkan juga meningkatkan resiko pada sebuah trading yang merugikan jika dibandingkan dengan melakukan trading saham secara langsung. Hal ini utamanya cukup relevan bagi para trader yang mencari profit lebih kecil pada setiap tradingnya dimana peningkatan resiko akan bertambah seiring makin seringnya dia melakukan trading.

Misalnya begini, keharusan membayar spread US$ 0,5 akan berarti bahwa si trader hanya mengatasi biaya pembayaran spread pada saat memasuki perdagangan jika ada lebih dari pergerakan US$ 0,50 pada pasar sesuai harapannya. Bahkan dapat dikatakan bahwa pembayaran spread pada CFD trading akan melebihi pembayaran komisi dari perdagangan saham itu sendiri.

Di sisi lain, pasar CFD juga pada umumnya tidak memiliki peraturan penjualan singkat, dan tidak ada pembebanan biaya dadakan sebab aset pokok tidak merubah kepemilikan. Bagaimanapun juga mungkin saja akan ada biaya keauangan satu malam apabila posisinya tertahan satu malam. Biaya keuangan satu malam ini dapat ditetapkan baik oleh broker itu sendiri atau berdasarkan atas LIBOR atau harga peminjaman antarbank.

Long CFD Trading dan Short CFD Trading

 Salah satu kelemahan berinvestasi secara tradisional adalah kalian hanya memperoleh profit pada saat pasar sedang naik. Apabila pasar sedang anjlok atau salah satu aset kalian tengah mengalami penurunan harga, maka hal itu akan berpengaruh secara negatif terhadap investasi kalian secara keseluruhan.

Namun hal tersebut ternyata tidak berlaku pada CFD trading, dimana pada transaksi ini, kalian dibolehkan untuk melakukan trading baik pada long maupun short, artinya kalian dapat masih memetik keuntungan baik pada saat pasar itu sedang naik dan jatuh.

Pada long trading, seorang trader berfikir bahwa nilai sebuah aset akan naik. Jadi dia membuka perdagangan ‘buy’ dengan harga lebih rendah dan kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi untuk menciptakan profit. Sebaliknya dengan short trading, seorang trader berfikir bahwa nilai aset akan menurun. Jadi dia membuka perdagangan ‘sell’, dan menutupnya dengan harga yang lebih rendah. Seperti halnya long trade, jika harga aset bergerak pada arah berlawanan dari yang kalian harapkan, maka trading akan berakhir dengan kerugian.

Kekurangan-Kekurangan Melakukan CFD Trading

 Selain keunggulan yang sudah dipaparkan di atas, maka ternyata dalam menggeluti CFD Trading, juga memiliki kekurangan-kekurangannya, antara lain :

  1. Pembebanan spread yang cukup tinggi

Meskipun dianggap bagus sebagai alternatif trading, akan tetapi CFD trading juga tidak akan luput dari sejumlah kelemahan yang membuat para trader membatalkan keinginannya melakukan trading. Salah satunya adalah pembebanan spread yang cukup tinggi. Nah disini kalian, sebagai seorang trader, kalian harus membayar spread pada saat masuk maupun keluar dimana ketentuan tersebut akan membuat kalian memperoleh profit pada pasar CFD.

  1. Lemahnya peraturan CFD Trading

Berbeda dengan pasar untuk instrumen keuangan lainnya, peraturan pada CFD trading ini tidak diatur secara ketat. Karena itulah, kalian mesti waspada dalam memilih broker secara tepat dan terpercaya dengan tujuan meminimalisir resiko potensial yang mungkin saja timbul di kemudian hari.

  1. Resiko pasar CFD Trading

Seperti dijelaskan di atas bahwa CFD trading akan diimplementasikan berdasarkan margin, yang menyebabkan seorang trader bisa menggunakan modal minim bersama dengan resiko yang melingkupinya. Adanya fasilitas leverage yang tinggi ini bisa sangat berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan seorang trader mengalami kerugian lebih besar dari modal awal yang dia punyai, apabila pergerakan sebuah aset pada pasar tidak sesuai dengan yang diharapkan. Oleh sebab itulah, disini sangat dianjurkan untuk memanfaatkan fasilitas stop loss serta mengaplikasikan pengelolaan uang secara benar dan bijak.

Peranan Broker Pada CFD Trading

Pada kenyataannya CFD trading itu kurang teregulasi dari pasar saham. Tentu saja ada banyak broker yang menawarkan fasilitas CFD Trading. Kebanyakan broker tersebut menyediakan akses kepada hampir seluruh pasar besar melalui platform online mereka.

Nah ketika seorang trader memutuskan untuk melakukan CFD trading melalui broker, maka aset satu-satunya yang sedang diperdagangkan olehnya itu sebenarnya berupa kontrak yang dikeluarkan oleh si broker yang dia pilih itu. Dengan demikian, kalian harus memilih broker yang sesuai, yang eksistensinya telah teregulasi oleh banyak negara dan pastinya tidak mengandung unsur penipuan.

Dalam memilih sebuah broker, tentunya ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, diantaranya adalah :

  1. Pertimbangkan besaran spread yang akan dikenakan oleh broker tersebut, sebab akan mempengaruhi keuntungan yang akan kalian terima.
  2. Pertimbangkan juga apakah broker tersebut menyediakan akun demo yang dapat kalian gunakan untuk latihan supaya kalian akan memperoleh pengetahuan dan strategi yang handal sebelum beralih ke CFD trading yang asli.
  3. Pertimbangkan juga customer service broker tersebut, apakah mereka cukup responsif dan bertanggung jawab atau tidak? Apakah performa mereka profesional? Apakah banyak ulasan negatif terhadap eksistensi broker ini atau tidak?

Dalam hal ini, menurut saya, dua broker asing yang paling dipercaya dan direkomendasikan oleh banyak trader dunia adalah AvaTrade.com dan Capital.com, sebab sudah terbukti beroperasi secara transparan dan profesional.

Broker Forex Terbaik

  • Broker
  • Info
  • Peringkat
  • Link Buka Akun
  • 50% Deposit Bonus
  • Lowest Spreads
  • 1 USD = 10,000 RP
5/5

Reviews

    Reviews

    https://www.sahamok.com/visit/octafxCreate your account
    Hide Reviews
    • $1000 No Deposit Bonus
    • Registrasi tanpa verifikasi
    • Broker Forex profesional #1 se-Asia
    4.5/5

    Reviews

      Reviews

      https://www.sahamok.com/visit/instaforexCreate your account
      Hide Reviews
      • $100,000 Akun Demo
      • Copy Trading
      • Saham, Forex & Bitcoin
      5/5

      Reviews

        Reviews

        https://www.sahamok.com/visit/etoroCreate your account
        Hide Reviews

        Bagaimana Cara Memulai Trading CFD:

        Bagi kalian yang merasa awam dengan dunia ini, ada empat langkah yang mesti diperhatikan saat kalian ingin melakukan trading CFD pada sebuah broker pilihan kalian,  sebagai berikut :

        1. Buat sebuah akun trading  CFD. Akun tersebut dibagi menjadi dua, yaitu akun live dimana kalian dapat menaruh dana kalian sebagai deposit sebelum melakukan trading, dan akun demo dimana kalian dapat melakukan latihan dengan menggunakan uang virtual.
        2. Unduh platform/software trading CFD. Platform paling populer pada dunia trading itu adalah MetaTrader 4 dan MetaTrader 5 yang memiliki fitur-fitur chart yang canggih, berbagai indikator trading, dan dukungan komunitas yang besar.
        3. Pilihlah metode trading kalian. Sebelum kalian melakukan trading, kalian disarankan untuk memiliki strategi dengan memperhatikan rutinitas dan gaya kalian, pasar dan strategi yang ingin dipakai, pengeloaan resiko yang bijak dan dukungan serta upaya kalian dalam membekali kalian dengan pengetahuan yang diperlukan.
        4. Mulailah melakukan CFD trading. Nah, apabila tiga langkah di atas sudah terpenuhi, maka kalian dapat memulai melakukan trading pada broker tersebut.

        Kesimpulan    

        Sebenarnya CFD Trading itu bisa dijadikan alternatif yang baik untuk seorang trader seperti kalian, baik untuk perdagangan jangka pendek dan perdagangan jangka panjang.  Hanya saja, disebabkan adanya berbagai potensi resiko yang kerap membayanginya, maka pada jenis perdagangan ini, kalian dianjurkan untuk mempertihakan setiap keunggulan dan kelemahannya.  Di samping itu, sangat utama bagi kalian untuk memiliki rencana trading yang matang dan sempurna sebab trading bukanlah hal yang dilakukan untuk coba-coba karena melibatkan sejumlah uang. Dengan perdagangan ini, kalian pastinya mengharapkan keuntungan yang maksimal. Karena itulah, pilihlah broker yang benar-benar terpercaya dan direkomendasikan saat ini seperti AvaTrade.com dan Capital.com sebab sudah teruji bertahun-tahun sebagai broker CFD trading yang bekerja secara profesional dan memiliki reputasi istimewa.

        1.Apakah trader yang ingin berkecimpung di CFD trading harus memiliki latar belakang pendidikan bisnis dan keuangan?

        Untuk melakukan trading pada CFD, seorang trader tidak perlu memiliki latar belakang pendidikan formal dalam bidang tersebut. Namun tentu saja, memiliki pengetahuan yang cukup akan menjadi modal utama untuk membuat rencana dan strategi trading yang lebih sempurna. Di samping itu, trader dapat mempelajari cara mengelola resiko dan keuangan secara baik.

        2.Mengapa trading CFD cukup menantang dan menggiurkan?

        Sebab dengan melakukan CFD trading, seorang trader dapat mendiversifikasi portofolinya berdasarkan jenis aset dan frame waktu. Selain itu, trader itu dapat mencoba sejumlah strategi dan gaya yang berbeda-beda seperti intraday trading, swing dan scalping trading. Trader juga akan mendapatkan keuntungan pada saat baik pasar dalam keadaan naik maupun jatuh.

        3.Apakah dalam trading CFD itu mempunyai tanggal kadaluarsa?

        Salah satu keunggulan pada CFD trading adalah mayoritas perdagangan CFD tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Sementara sejumlah perdagangan dapat saja memiliki tanggal kadaluarsa pada perdagangan, namun tidak halnya dengan trading CFD pada saham misalnya. Artinya, kalian dibolehkan untuk menutup posisi CFD saham kalian kapan saja sesuai dengan yang kalian inginkan.

        4.Apakah trading CFD dapat dilakukan manual atau berlaku otomatis?

        Banyak perdagangan CFD dapat dilakukan baik secara manual maupun otomatis. Artinya seorang trader akan secara manual membuat keputusan untuk melakukan buy atau sell, dan dia sendiri yang akan menekan tombol untuk membuat trading. Sementara itu, trading dapat dilakukan secara otomatis melalui program yang tersedia yang menggarisbawahi berbagai peluang trading bagi seorang trader, atau hal-hal lainnya yang dapat membuka dan menutup perdagangan atas nama si trader itu sendiri.

        5.Bagaimana cara menganalisa pasar CFD?

        Dalam menganalisa pasar CFD, ada dua kategori utama yaitu analisa teknis dan analisa fundamental. Analisa teknis selalu mempercayai bahwa sejarah akan terulang dengan sendirinya, dimana pada analisa ini akan melibatkan pola harga masa lalu untuk memprediksikan bagaimana harga CFD akan berubah-ubah di kemudian hari. sementara itu, pada analisa fundamental, lebih difokuskan pada berita-berita terkini dan kejadian makroekonomi yang boleh jadi mempengaruhi kinerja CFD.

        Broker Terbaik Indonesia 2020

        • Broker
        • Info
        • Peringkat
        • Link Buka Akun
        • jual beli lebih dari 2,000 jenis saham
        • Bisa mengikuti cara investor sukses
        • Regulasi terjamin
        4.8/5

        Reviews

          Reviews

          https://www.sahamok.com/visit/capitalCreate your account
          Hide Reviews
          • $100,000 Akun Demo
          • Copy Trading
          • Saham, Forex & Bitcoin
          5/5

          Reviews

            Reviews

            https://www.sahamok.com/visit/etoroCreate your account
            Hide Reviews
            • $1000 No Deposit Bonus
            • Registrasi tanpa verifikasi
            • Broker Forex profesional #1 se-Asia
            4.5/5

            Reviews

              Reviews

              https://www.sahamok.com/visit/instaforexCreate your account
              Hide Reviews
              • 50% Deposit Bonus
              • Lowest Spreads
              • 1 USD = 10,000 RP
              5/5

              Reviews

                Reviews

                https://www.sahamok.com/visit/octafxCreate your account
                Hide Reviews